Dalam upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta meningkatkan nilai ekonomis sampah organik, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Sriwijaya melaksanakan kegiatan bertajuk “Pengelolaan Sampah Basah Dapur sebagai Sumber Utama Budidaya Maggot untuk Pakan Ternak”. Kegiatan ini dilaksanakan di Bank Sampah melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak.
Tim pengabdian dipimpin oleh Edi Kurniawan selaku ketua, dengan anggota Safrizal, Heni Sugesti, dan Yogi Chandra, serta melibatkan mahasiswa Uci Auriliza dan Dony Tirtana Afrizal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga, khususnya sampah basah dapur, sebagai media budidaya maggot lalat Black Soldier Fly (BSF).
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, teknik pengelolaan sampah organik, serta praktik budidaya maggot yang dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi pengelola bank sampah. Maggot BSF dipilih karena memiliki kandungan protein yang tinggi dan berpotensi menjadi alternatif pakan ternak maupun pakan ikan yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Ketua tim pengabdian, Edi Kurniawan, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot merupakan salah satu solusi efektif dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Selain itu, kegiatan ini dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui produksi maggot dan pupuk organik dari residu hasil budidaya.
Kegiatan pengabdian ini disambut hangat oleh Kepala Bidang DLH Bapak Jon Efendi,S.P., M.Si beliau menyampaikan memang perlu adanya kolaborasi antara pengelola dan Perguruan Tinggi serta masyarakat sebagai upaya mengurangi limbah dan menumbuhkan nilai ekonomi. Beliau juga menyampaikan bahwa proses pembibitan maggot dapapat disebarluaskan kepada tim bank sampah dan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan ketersedian salah satu pakan ternak yang ada di Kabupaten Siak.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian Politeknik Negeri Sriwijaya berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik serta mampu memanfaatkan limbah dapur menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi. Kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak diharapkan dapat memperkuat implementasi program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar. Selain memperoleh pengetahuan baru mengenai budidaya maggot, peserta juga berkesempatan melakukan praktik langsung pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi model pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan secara luas di berbagai wilayah Kabupaten Siak.(ak)
(Penulis Uci Auriliza, Dony Tirtana Afrizal)