Dosen dan Mahasiswa Program Studi DIII Teknik Kimia PSDKU Politeknik Negeri Sriwijaya Melaksanakan Kegiatan Pendampingan Budidaya Tanaman Dengan Sistem Hidroponik di SMA Negeri 1 Mempura 

(Kabarsiak.id) Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi DIII Teknik Kimia PSDKU Politeknik Negeri Sriwijaya Melaksanakan Kegiatan Pendampingan Budidaya Tanaman Dengan Sistem Hidroponik di SMA Negeri 1 Mempura pada 28 Agustus 2029. Kegiatan tersebut berjudul Pendampingan Budidaya Tanaman Dengan Sistem Hidroponik Untuk Melatih Kreativitas Dan Entrepreneurship Siswa SMA Negeri 1 Mempura. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Kerjasama Dosen Mahasiswa yang didanai PNBP Politeknik Negeri Sriwijaya Tahun 2026. Kegiatan diketuai oleh Anjar Siti Mashitoh bersama tim dosen dan mahasiswa Program Studi DIII Teknik Kimia PSDKU Polsri Kampus Siak. Mitra kegiatan adalah guru, karyawan dan siswa kelas XII. 

Kegiatan diawali dengan sambutan dari sekolah yang diwakili oleh Sri Mulyanti, S.Pd yang dalam sambutannya menekankan pentingnya siswa memiliki kreativitas dan entrepreneursip terutama bagi siswa yang tidak akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, agar setelah lulus sekolah memiliki kesiapan untuk menghadapi masa depan yang dinamis. Dalam sambutannya Ibu Sri Mulyanti juga memberikan pemahaman bahwa generasi muda juga tidak ada salahnya mempertimbangkan profesi petani terutama dengan smart farming sebagai profesi yang menjanjikan bagi masa depan.

Selanjutnya Anjar Siti Mashitoh mewakili tim pelaksana kegiatan menyampaikan paparan mengenai program pengabdian kepada sejumlah 27 orang siswa kelas XII. Dalam kesempatan ini, tim pelaksana juga memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pertanian sebagai pilar swasembada suatu negara, tantangan dan peluang dalam dunia pertanian, serta permasalahan yang dihadapi oleh sekolah serta Solusi yang ditawarkan oleh tim pelaksana kegiatan. 

Setelah dilakukan edukasi berupa paparan dan diskusi, siswa kemudian melakukan praktik penanaman secara langsung pada green house dan instalasi yang telah dipersiapkan. Dalam praktek nya, siswa diajarkan mulai dari proses penyiapan instalasi hidroponik, pembibitan, penyiapan larutan nutrisi, proses pindah tanam, perawatan pasca pindah tanam dan panen.

Kelebihan budidaya tanaman dengan sistem hidroponik diantaranya adalah tidak memerlukan lahan yang luas, tidak memerlukan penyiraman tanaman secara rutin, tidak tergantung pada musim, dapat dilakukan di area yang tidak subur atau produktif dan tanaman yang dihasilkan memiliki nilai jual yang tinggi. Di samping memiliki kelebihan, budidaya tanaman dengan sistem hidroponik juga memiliki kekurangan diantaranya adalah memerlukan modal yang cukup besar untuk instalasi alat dan green house, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang teknik budidaya secara hidroponik. Modal yang besar untuk instalasi hidroponik dapat diatasi dengan membuat hidroponik sederhana yang ramah lingkungan.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dan siswa tentang sistem pertanian dengan metode hidroponik sehingga dapat diterapkan di sekolah yang secara langsung mendukung dalam program sekolah dan melatih kreativitas serta semangat berwirausaha bagi siswa. Tujuan lain yang ingin dicapai adalah mendukung ketahanan pangan dengan aplikasi teknologi sederhana di bidang pertanian.(a.k)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *